Beranda / POLITIK / Warga SBB Terpapar Asap karhutla, Kadis Kesehatan Kab SBB Himbau warga pakai masker saat Keluar Rumah

Warga SBB Terpapar Asap karhutla, Kadis Kesehatan Kab SBB Himbau warga pakai masker saat Keluar Rumah

 

Lensa Baru.Com,Piru Seram Bagian Barat-Kadis Kesehatan,Kab SBB,Gariman Kurniawan mengatakan,Saat ini Warga SBB terpapar asap kebakaran hutan dan lahan, sehingga pihaknya mengimbau warga untuk memakai masker dan memantau kualitas udara secara rutin guna mencegah dampak kesehatan.

Gariman Kurniawan mengatakan di SBB, hal itu penting guna mengurangi risiko paparan partikel halus PM2,5 dalam asap karhutla yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan meningkatkan risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga dengan riwayat asma dan penyakit paru.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehata per Jumat (21/8), karhutla telah menyebar sampai ke beberapa Kecamatan Di SBB. Dari jumlah tersebut,Pastinya Warga SBB Akan terdampak karhutla,

banyak partikel-partikel, istilahnya PM2,5. Itu banyak bertebaran di udara dan itu sangat mengganggu paru-paru kita, pernapasan kita, banyak penyakit pernapasan seperti infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA,” kata Kadis

Dia menjelaskan bahwa PM2,5โ€”partikel udara yang dihasilkan dari pembakaran hutan dan lahan dengan ukuran kurang dari 2,5 mikrometerโ€”sangat berbahaya karena mampu terhirup hingga ke rongga terdalam paru-paru. Paparannya kerap memicu keluhan medis yang bisa bertambah parah, mulai dari iritasi mata, tenggorokan gatal, sesak napas, hingga memperburuk kondisi penyakit paru kronis.

Oleh karena itu, katanya, masker menjadi pertahanan pertama yang paling mudah diakses masyarakat ketika langit mulai kelabu tertutup asap.

Pemerintah juga mendorong warga untuk rutin memeriksa indeks kualitas udara secara mandiri melalui berbagai aplikasi resmi. Pemantauan ini krusial agar masyarakat dapat mengambil keputusan yang tepat sebelum beraktivitas di luar rumah.

Kadis Kesehatan SBB mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan gejala pernapasan ringan. Warga yang mulai mengalami sesak napas, batuk menetap, nyeri dada, hingga iritasi mata berat diimbau segera mencari pertolongan medis ke puskesmas atau rumah sakit terdekat sebelum kondisi memburuk.

Yang paling terpenting untuk masyarakat kalau berpergian harus menyiapkan Masker sebelum keluar Rumah.tutup Kadis(Wh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *