Lensa Baru.Com, MALTENG – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Maluku Tengah (Malteng) memperkuat program pembinaan Al-Qur’an melalui tahfiz, tahsin, dan Iqro yang dilaksanakan setiap hari.
Kepala MAN 2 Maluku Tengah, Harman Muh. Ali, S.Ag., mengatakan program tersebut menjadi bagian dari visi madrasah yang unggul, religius, dan global.
“Program unggulan itu tahfiz Qur’an dan tahsin,” kata Harman saat diwawancarai, Senin, 21 September 2026.
Menurut dia, program tersebut disesuaikan dengan kemampuan siswa. Mereka yang telah memiliki hafalan mengikuti tahfiz, siswa yang membutuhkan perbaikan bacaan mengikuti tahsin, sementara siswa yang masih berada pada tahap dasar dibina melalui Iqro.
Program ini melibatkan guru dan tenaga kependidikan yang memiliki kompetensi mengaji. Setiap siswa dipetakan berdasarkan kemampuan membaca Al-Qur’an sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih terarah.
Harman mengatakan program tahfiz di asrama telah dikembangkan sejak 2020. Sementara pembinaan tahfiz-tahsin yang melibatkan seluruh siswa dengan durasi satu jam pelajaran setiap hari diperkuat dalam satu tahun terakhir.
“Supaya siswa di madrasah ini pada saat mereka tamat, mereka sudah bisa baca Al-Qur’an,” ujarnya.
Dalam penerimaan siswa baru, MAN 2 Malteng juga melakukan tes mengaji. Namun, Harman menegaskan tes tersebut bukan untuk menentukan kelulusan, melainkan sebagai pemetaan kemampuan siswa.
Ia mengakui pelaksanaan program masih menghadapi kendala, antara lain siswa yang datang terlambat. Karena itu, madrasah berharap keterlibatan orang tua turut mendukung konsistensi siswa mengikuti pembinaan.
Selain tahfiz, tahsin, dan Iqro, madrasah juga menjalankan pembiasaan keagamaan seperti salat Dhuha, salat Zuhur berjamaah, serta doa sebelum dan sesudah pembelajaran. (KJ-06)










