Beranda / GALERI LENSA BARU / Hujan Deras Beberapa Jam,Mengakibatkan Dusun Siaputi Terendam Air

Hujan Deras Beberapa Jam,Mengakibatkan Dusun Siaputi Terendam Air

 

18-5-2026

Lensa Baru.Com,Piru Seram Bagian Barat-Banjir yang melanda Kecamatan Huamual Di Sore Hari kiranya pukul 04 kemarin, vulume air semakin bertamba tinggi.Curah hujan yang kuat mengakibatkan kali Siaputi Kembali banjir.Air masuk hingga ke pemukiman Wara.

Banjir tersebut terjadi sejak Senin (18/05/2026. Berikut kronologis awal dari kejadian. Senin, pukul 04.35 dini hari, hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat Maluku dan sekitarnya. Curah hujan setiap saat semakin besar, Sungai Siaputi jebol, sehingga air sungai meluap ke pemukiman warga. Hujan masih terus turun warga Dusun siaputi  mulai terkena banjir yang secara tiba-tiba datang dari arah daratan  karena jebolnya kali tersebut.

Air mulai masuk hingga ke rumah-rumah warga . Keadaan makin panik, . Warga pun sebagian mengungsi ke tempat yang lebih aman, sebagian memilih bertahan dirumah menjaga barang-barang mereka. Banjir di siaputi ini dikarenakan hujan deras menyebabkan volume air di sungai Siaputi terus meningkat dan meluap. Ketinggian banjir tersebut diperkirakan mencapai Lutut orang Dewasa, sehingga semua perumahan warga ikut terendam.

banjir mulai surut. Warga yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing. Warga tetap waspada dengan banjir susulan jika hujan masih terus turun. Menurut keterangan warga di lokasi, banjir ini hampir sama dengan kasus banjir di tahun Tahun Sebelumnya.

Namun ketinggian airnya tidak Seperti ini ini yang paling parah. Dari bencana banjir tersebut sampai saat ini belum ada indikasi korban jiwa. Warga mengalami kerugian dalam jumlah yang sangat besar karena harta benda termasuk kebun dan bbarang-barang berharga ikut Rusak. Satu hari setelah banjir terjadi, belum ada respon dari  Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten. Uluran tangan masyarakat dan pemerintah SBB sangat dibutuhkan seperti bantuan bahan makanan/sembako, obat-obatan,kami meminta untuk Pemerintah provinsi Maluku Dinas PUPR maupun Bupati SBB jangan tutup mata dari Kami masyarakat kami butuh Talud Agar kami bisa merasa aman seperti desa dan dusun yang lain(Wh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *