Beranda / POLITIK / Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) Silaturahmi Bersama Kapolres SBB

Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (Aman) Silaturahmi Bersama Kapolres SBB

21-9-2026

Lensa Baru.Com,Piru Seram Bagian Barat -Tidak Mengenal Lelah Orang Nosatu di Polres SBB Selalu kebanjiran Tamu yang Terhormat Hari ini Senin tanggal 21 September 2026 pukul 16.30 WIT bertempat di Polres Seram Bagian Barat telah berlangsung kegiatan Silaturahmi antara Masyarakat Adat Nusantara(Aman)bersama Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A. di kediamannya.

Kegiatan silaturahmi ini merupakan wujud komitmen Polri dalam merangkul seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Bumi Saka Mese Nusa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Ketua AMAN SBB Bpk. ALBERTH SEKERONE
2. Ketua AMAN Kab. SBB Ibu Anny Kolly
3. Ketua AMAN Daerah Piru Kab. SBB Bpk. BOYKE PIRSOUW
4. Anggota AMAN Kab. SBB Bpk. J. SULILATU

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan AMAN SBB menyampaikan beberapa poin penting, antara lain:

1. Permasalahan pemekaran Dusun menjadi Desa merupakan salah satu potensi konflik di wilayah SBB karena bertentangan dengan hak ulayat masyarakat adat.
2.Tanggung jawab Pemda untuk menyelesaikan masalah tersebut namun sampai saat ini belum tuntas.
3. Sampai saat ini Pemda Kab. SBB belum menetapkan status Desa Administrasi dan Desa Adat (Negeri) melalui Peraturan Daerah.
4.Pemerintahan Adat di SBB tidak absolut karena diberikan tugas dan peran masing-masing, hal ini menyulitkan ketika proses penyelesaian konflik.
5. Ada unsur pembiaran yang dilakukan oleh Pemda sehingga berdampak pada stabilitas kamtibmas di wilayah hukum SBB.

Ucapan dan terima kasih serta dukungan terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai Kapolres SBB serta kesiapan untuk membantu penyelesaian konflik yang terjadi di Bumi Saka Mese Nusa ini.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres SBB AKBP Refindo Pradikta Rulando, S.I.K., M.A.P., C.L.M.A. menyampaikan:

“Pada prinsipnya kami Polres Seram Bagian Barat terbuka untuk menerima seluruh masukan, saran dan informasi dari masyarakat, termasuk dari saudara-saudara kami di Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. Terkait potensi konflik akibat pemekaran dusun, kami sangat memahami keresahan masyarakat adat.”

“Kami mohon dukungan penuh dari AMAN dan seluruh tokoh masyarakat dalam proses penyelesaian konflik dan pelaksanaan tugas-tugas Polri lainnya. Polri tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara Polri, Pemda dan masyarakat adat adalah kunci utama untuk menjaga SBB tetap aman, damai dan kondusif. Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemda untuk mendorong percepatan penyelesaian regulasi terkait status desa adat.”

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan komitmen bersama menjaga kedamaian di Kabupaten Seram Bagian Barat(Hp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *