Beranda / GALERI LENSA BARU / Mitan Masih Langka, Diduga Ada Agen Nakal yang bermain kuota SBB,Ketua KNPI SBB Desak Pemda Tambahkan kuota dan panggil Semua Agen pertanggung jawabkan

Mitan Masih Langka, Diduga Ada Agen Nakal yang bermain kuota SBB,Ketua KNPI SBB Desak Pemda Tambahkan kuota dan panggil Semua Agen pertanggung jawabkan

 

lensa Baru.Com,Piru Seram bagian Barat-Kelangkaan Bahan Bakar Minyak(BBM) (Mitan),yang terjadi sampai saat ini di Kabupaten Seram Bagian Barat mendapat Perhatian serius dari Ketua KNPI SBB Fahrul Kaisuku,

Mitan yang masih langka di masyarakat, ini karena kuat dugaan ada agen yang nakal karena Pertamina sudah kembalikan kuota untuk kembali ke semula, dan tidak ada pengurangan lagi setelah DPRD ketemu pihak Pertamina beberapa bulan. Lalu di kantor DPRD di kairatu. Lalu kemudian kenapa ada minyak yang masih langkah ?

Demikian dikatakan Kaisuku kepada media ini lewat televon Selulernya,jumat (23/10/2026).

Menurutnya Kaisuku, saat dirinya berada di Masyarakat di Piru Bahkan di Desa Loki,Seperti kampung-kampung besar seperti Tanah Goyang,Warga sangat membutuhkan Mintan,ber bulan-bulan Warga setempatau beli mintan haanya bisa beli dan kirim lewat Spit ke Hitu itupun suda harga mahal berkisar 8000 ribu perliter suda termaksut ongkos Spit,

“Ada apa dengan Agen dan Pertamina ? kesal ketua Knpi dan juga salah satu Pendiri PT,Mediia Onlain Di Maluku Ini

Menurutnya, ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu apakah minyak belum masuk di Agen ataukah Agen sengaja mempermainkan Pangkalan di SBB

Pertamina juga sampaikan pada Pertemuan dengan DPRD SBB pada saat rapat koodinasi terkait kelangkaan BBM, bahwa sudah 70 persen Pertamina salurkan ke masyarakat lewat Agen,”

Ketua KNPI SBB itu minta pihak-pihak terkait untuk melihat permasalahan yang terjadi selama ini terkait kelangkaan BBM,agar masyarakat tidak susah mendapat pasokan minyak tersebut

Pemda SBB jangan diam harus bekerja demi kemaslahatan masyarakat mintan ini adalah salah satu faktor yang merugikan masyarakat kalau memang ada Agen nakal tutup,Kaisuku(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *