Lensa Baru.Com,Piru Seram Bagian Barat-Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil mikrobus Damri dan sepeda motor terjadi di ruas Jalan Trans Seram, tepatnya di tanjakan dan tikungan Gunung Pramuka, Desa Piru, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 08.50 WIT.
Kasi Humas Polres Seram Bagian Barat, Ipda Asep Souisa, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan mobil mikrobus Hino Damri bernomor polisi DE 7523 AU yang dikemudikan AK (48), warga Desa Waesala, dengan sepeda motor Honda Vario 125 bernomor polisi DE 6133 NS yang dikendarai RW (17), seorang pelajar asal Desa Waimital.
Menurut Ipda Asep, berdasarkan hasil penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara yang dilakukan personel Satlantas Polres Seram Bagian Barat di bawah pimpinan Kasat Lantas AKP Jacob Runtuthomas, S.Pd.K, mobil Damri saat itu sedang bergerak dari Desa Waesala menuju Waipirit dengan membawa seorang kondektur dan sejumlah penumpang.
“Saat tiba di lokasi kejadian yang merupakan ruas jalan menanjak dan menikung, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Vario yang dikendarai seorang pelajar bersama rekannya. Pengendara sepeda motor diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya sehingga masuk ke jalur kendaraan Damri dan mengakibatkan terjadinya tabrakan,” ujar Ipda Asep.
Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor, RW, mengalami luka robek pada bagian atas mulut dan bengkak pada wajah. Sementara penumpangnya, RF (17), mengalami nyeri pada bagian dada serta keram pada kaki kanan. Kedua korban kemudian dievakuasi ke RSUD Piru untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, pengemudi Damri, kondektur, dan seluruh penumpang kendaraan dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka-luka. Kendati demikian, kecelakaan tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai sekitar Rp14 juta.
Ipda Asep menjelaskan, hasil analisa sementara Satlantas menunjukkan kecelakaan diduga dipicu oleh kurangnya kehati-hatian pengendara sepeda motor saat melintasi jalan yang memiliki karakteristik tikungan dan tanjakan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Satlantas Polres Seram Bagian Barat yang dipimpin AKP Jacob Runtuthomas langsung mendatangi lokasi, melakukan olah TKP, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, mengamankan barang bukti di Kantor Satlantas, serta mendata para korban dan saksi.
“Polres Seram Bagian Barat mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintasi jalur menanjak maupun tikungan, serta senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” kata Ipda Asep.
Hingga saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Seram Bagian Barat dan situasi di lokasi kejadian dilaporkan aman serta arus lalu lintas kembali normal(AS)










