9-10-2026
Lensa Baru.Com,Piru Seram Bagian Barat-Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di kabupaten Seram Bagian Barat menggu nasip yang tak pasti.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) SBB,hingga kini belum menerima informasi resmi dari pemerintah pusat mengenai rencana pengangkatan seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi penuh waktu.
Kepala BKD kabupaten Seram bagian barat Manang Tuarita saat di konfirmasi di ruang kerjanya mengatakan informasi mengenai rencana tersebut memang telah banyak beredar luas,di media sosial maupun pemberitaan, tetapi hingga kini pihaknya belum menerima informasi secara resmi dari pemerintah pusat.
“Sampai hari ini belum ada surat secara resmi. Itu pembicaraan di media sosial, rumor yang ada di luar sana,” kata Tuarita di saat ditemui di ruang kerjanya.jumat 9 Oktober 2026
Pemkab SBB, lanjut dia, memilih menunggu informasi maupun surat resmi dari pemerintah pusat untuk memastikan kebijakan tersebut akan diberlakukan.
Menurut dia, karena belum ada diskusi formal maupun surat resmi, instruksi dari pemerintah pusat kepada daerah terkait penerapan rencana kebijakan tersebut juga belum diterima.
“Informasi (resmi) saja belum ada, apalagi instruksi,” katanya.
Tuarita berharap pemerintah pusat dapat turut membantu dari sisi anggaran untuk menggaji para PPPK sehingga anggaran daerah dapat dialihkan untuk pelayanan dan program kesejahteraan masyarakat di sektor lain.
“Jadi untuk menggaji ASN kan bisa berapa puluh miliar ya setiap tahun. Itu bisa kita alihkan untuk kemiskinan, untuk infrastruktur,” ujarnya.
Pemkab SBB telah memperpanjang kontrak 2.293 PPPK paruh waktu untuk satu tahun ke depan dengan harapan dapat membantu mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.
Harapan kepala BKD SBB untuk Semua Pegawai dengan perjanjian kerja Paru Waktu dapat menahan diri dan kerja lebih efektif dan semangat kita ber doa semunya semoga niat baik pemerintah pusat dan daerah pasti juga akan selesai.tutup tuarita(Tim)










