Beranda / POLITIK / Miris tidak di perhatikan Pemda. SBB Gedung Serbaguna Nunusaku Center Senilai Miliaran Rupiah di SBB Terbengkalai kursi AC.di Maling OTK

Miris tidak di perhatikan Pemda. SBB Gedung Serbaguna Nunusaku Center Senilai Miliaran Rupiah di SBB Terbengkalai kursi AC.di Maling OTK

26-9-2026

Lensa Baru.Com,Piru Seram Bagian Barat- Pembangunan gedung Nunusaku Center Yang berlokasi di gunung tinggi Desa Eti kini menjadi sorotan Warga SBB Warga Menilai Pemda SBB Terkesan Acuh tak mau tidak mau di Perhatikan atau di pungsikan.

Bangunan yang dibangun dengan anggaran Miliaran Rupiah bersumber dari APBD Kabupaten Seram Bagian Barat Pada Tahun 2017,secara kasat mata terkesan terbengkalai, yang hingga hari ini masih terlantar, tak terurus dengan menyisakan pertanyaan yang kian banyak oleh publik.

Bahkan bangunan terbengkalai tersebut mulai (Rusak)bahkan peralatan dan pasilitasi seperti kursi dan AC pun jadi pilihan Maling alias pencuri.

Kondisi ini disayangkan dan menarik perhatian Masyarakat untuk itu parah Warga Mulai angkat bicara,gedung ini par buang-buang uang daerah denagna nada kesal dari masyarakat.

lokasi gedung Nunusaku Center yang berada di titik strategis publik dan objek vital, yakni pada kawasan Gunung tinggi seharusnya menjadi wajah (icon) dan ujung tombak setiap kegiatan daera

Menurutnya, bahwa aset bangunan pemerintah yang terbengkalai merupakan sebuah fenomena pemborosan anggaran negara yang mengakibatkan kegagalan dalam pemanfaatan aset publik. Bahkan diduga dapat terjadinya potensi maladministrasi tinggi dan problem pemanfaatan hingga penepatan bangunan yang tidak representatif yang seharusnya mendatangkan kesejahteraan publik.

“Hal ini juga bisa dikatakan disebabkan oleh perencanaan yang kurang matang sehingga terindikasi merugikan keuangan negara serta menghambat pelayanan publik dan membuat aset tersebut tidak memiliki daya guna,

Melihat pembangunan dan penempatan gedung Nunusaku Center yang sepertinya tidak selaras dengan perawatan aset-aset bangunan milik pemerintah daerah di wilayah setempat,Warga menilai, adanya unsur pembiaran yang diduga dapat berujung pada peristiwa ‘Kebocoran Anggaran Negara’ oleh para oknum – oknum tertentu.

“Ini anggaran yang digunakan tidak sedikit, yakni sekitar Rp,23.030.387.000 Milliar Rupiah. Dimana Penelusuran dari laman Kabupaten Seram Bagian Barat.Barat pembangunan Gedung tersebut ini bersumber dari anggaran APBD tahun 2017 pada dinas PUPR Kabupaten Seram bagian Barat.

“Kami sangat menyayangkan anggaran negara miliaran rupiah yang merupakan bagian dari uang rakyat seperti tergerus percuma dan terabaiakan pemanfaatannya,”Tambahnya.

Sebab, saat ini, banyak aset-aset bangunan yang terbengkalai, dan kondinya juga kini sangat memprihatinkan mengundang reaktif pihaknya untuk mengharapkan adanya perhatian dari Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak tinggal diam, dan diharapkan dapat turut melakukan monitoring lapangan (lidik) agar dapat memanggil pihak – pihak terkait, agar publik guna mendapatkan kejelasan mengingat setiap pembangunan gedung menggunakan uang rakyat, yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari pajak dan sumber pendapatan negara/daerah lainnya, sehingga pembangunannya harus berkualitas, efisien, dan dapat dipertanggung jawabkan.

Sementara itu, berdasarkan hasil pantauan di lokasi menunjukkan bangunan yang direncanakan sebagai ikon informasi bagi semua kegiatan Daerah itu, hingga berita ini dipublisih terpandang jumlah kerusakan dan penyusutan gedung yang cukup parah.

Dimana plafon, kamar mandi (WC), lantai dan bahkan kaca jendela yang telah rusak akibat tidak adanya kontrol perhatian aset yang benar oleh Pemerintah Daerah setempat.Kursi dalam semuanya telah di curi bahkan semua Ac.milik Gedung tersebut hilang di ambil oleh OTK.

Padahal jika dikelola dengan baik, gedung Nunusaku Center ini yang dibangun dengan semangat membangun pasalnya gedung tersebut pernah di adakan acara atau kegiatan aera yakni kegiatan Pesparani tahun 2017 lalu dan di hadiri ribuan masyarakat pada saat itu,

Hingga berita ini dipublish, redaksi Lensa Baru.Com,terus berupaya mendapatkan jawaban eksplisit dari pihak – pihak terkait penyebab terbengkalai penggunaan pemanfaatan gedung Nunusaku Center tersebut(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *